INOVASI BAHARI (PERJANJIAN KERJASAMA BALAI RISET DAN OBSERVASI LAUT & FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KELAUTAN)

 

Jembrana (30/08). Dengan tujuan menciptakan kesadaran masyarakat nelayan dalam memanfaatan teknologi digital untuk mendorong produktivitas dan meningkatkan hasil tangkapan ikan, Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan, melakukan gelar Inovasi Bahari pada 29-30 Agustus 2018.

Kepala BROL, Dr. I Nyoman Radiarta menyampaikan, “Inovasi Bahari merupakan bentuk hilirisasi produk BROL dengan meluncurkan produk-produk unggulan yang dihasilkan dari riset inovatif di bidang kelautan.

Bersama dengan kegiatan tersebut BROL dan Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah melakukan Kegiatan Perjanjian kerjasama demi untuk mewujudkan dukungan terhadap kampanye “Gerakan Menghadap Laut” dan “Our Ocean Conference 2018”, konferensi internasional bidang kelautan dengan tujuan menggabungkan gagasan dan menjalankan ide bagaimana merawat dan menjaga laut, sehingga dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan”.

Kepala BRSDM, Prof. Ir. R. Sjarief Widjaja, Ph.D, FRINA menyatakan, “Inovasi bahari merupakan dukungan terhadap salah satu pilar riset kelautan, yaitu masyarakat industri. Hasil riset kelautan harus dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat nelayan. Kegiatan seperti ini harus terus digiatkan demi terwujudnya hasil penelitian dan pengembangan yang inovatif untuk penyelenggaraan tata kelola pemanfaatan sumberdaya kelautan yang adil, berdaya saing dan berkelanjutan”.

Rangkaian acara Inovasi Bahari diawali dengan peluncuran produk – produk unggulan BROL, yaitu “Sistem Prediksi Kelautan (SIDIK)” dan “Laut Nusantara”. “Laut Nusantara” merupakan aplikasi berbasis android yang dikembangkan bersama dengan PT. XL Axiata, Tbk., untuk mendukung aktivitas kenelayanan dalam memperoleh akses informasi cepat, tepat, dan murah yang diharapkan dapat secara tidak langsung meningkatkan hasil tangkapan dan produktivitas kerja nelayan. Peluncuran diikuti oleh sekitar 80 undangan yang terdiri dari mitra BROL, PT. XL Axiata, Tbk., masyarakat nelayan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Akademisi dari Perguruan Tinggi, UPT lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) terkait Propinsi Bali.

Selain peluncuran produk dilakukan pula sosialisasi aplikasi “Laut Nusantara” yang diikuti oleh sekitar 130 nelayan di lingkungan Kabupaten Jembrana dengan 26 pemandu dari Balai Riset dan Observasi Laut, PPN Pengambengan, Poltek Jembrana, Dinas PKP Kabupaten Jembrana, dan BMKG Kelas II Negara. Materi sosialisasi meliputi panduan dalam mengunduh dan praktek menggunakan aplikasi.

Untuk melengkapi upaya edukasi bagi masyarakat nelayan mengenai pemanfaatan teknologi digital, dalam Inovasi Bahari juga digelar program Sisternet bagi kalangan perempuan masyarakat nelayan di Desa Perancak, Jembrana. Kelas ini mengajarkan istri nelayan mengenai internet dasar dan media sosial sebagai sarana pemasaran. Melalui kelas ini, diharapkan peserta memiliki pemahaman yang lebih dalam mengenai keunggulan teknologi internet, ekonomi digital, serta potensi ekonomi di desa mareka masing-masing yang bisa dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi digital/internet terutama dalam pasaran atau promosi.

BROL, 2018.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *