HADIRI INTERNATIONAL WORKSHOP ON INDONESIA N OCEAN OBSERVATION AND MARINE INSTRUMENT YANG DIADAKAN OLEH BALAI RISET DAN OBSERVASI LAUT

Karawang (08/08). Kebocoran Rig Pertamina-Offshore Near West Java di Karawang yang menyebabkan tumpahan minyak di perairan Utara Jawa pada beberapa waktu lalu telah dimonitor secara berkala melalui Bali Ground Radar Receiving Station (BARATA) menggunakan data satelit radar. Namun demikian, guna mengetahui secara komprehensif kondisi di lapangan, dibutuhkan survei lapangan untuk observasi kondisi umum lokasi sumber pencemaran dan daerah terdampak serta validasi data citra satelit radar hasil pemantauan BARATA.

Survei lapangan telah dilakukan pada tanggal 04 s.d. 06 Agustus 2019 oleh Tim survei Kajian Cepat Tanggap Berbasis Kebutuhan Pengguna-Balai Riset dan Observasi Laut (BROL) 2019 di perairan Karawang dan Kepulauan Seribu.  Survei dilakukan untuk melihat sumber pencemaran minyak yang ada di Rig YYA1 Pertamina-ONWJ perairan Karawang pada tanggal 04 Agustus 2019 pukul 06.00-07:00 WIB (Gambar 1). 

Gambar 1. Sumber pencemaran minyak yang ada di Rig YYA1 Pertamina-ONWJ perairan Karawang

Pada daerah ini telah dilakukan penanganan berupa pengendalian pencemaran dengan mengerahkan berbagai peralatan dan teknologi yang dimiliki. Namun demikian masih terdapat tumpahan minyak yang belum tertangani. Kondisi rig telah diamankan dengan pengamanan yang cukup memadai dengan melibatkan berbagai instansi pengamanan.

Gambar 2. Sebaran tumpahan minyak di perairan Karawang dari pemantauan citra satelit radar

Berdasarkan hasil akuisisi data citra Cosmo-Skymed yang dihasilkan oleh BARATA pada pukul 05:52 WIB Tanggal 06 Agustus 2019 (Gambar 2); diketahui bahwa daerah berdampak di Karawang adalah daerah di sekitar Sungaibuntu, Kecamatan Pedes dan daerah pantai Cemara, Kecamatan Pedes. Berdasarkan pemantauan citra satelit dan informasi masyarakat sekitar, telah dilakukan observasi lapangan, dan diketahui bahwa lokasi tersebut pada beberapa jam yang lalu merupakan daerah menumpuknya tumpahan minyak. Pada saat tim sampai di lokasi pada pukul 11:00 WIB jumlah tumpahan minyak sudah tidak terlalu signifikan karena sudah dilakukan pembersihan oleh Pertamina dengan dibantu oleh nelayan. Disamping itu, tumpahan minyak telah bergeser ke arah barat berdasarkan pola arus di daerah tersebut. Untuk selanjutnya, tim menuju ke lokasi pengumpulan minyak di daratan, yaitu di Kantor Desa Sungaibuntu. Dari hasil lapangan didapatkan ratusan karung berisi suspect minyak (crude oil dan media yang tercemar minyak) yang telah dievakuasi dari perairan Sungaibuntu (Gambar 3). Berdasarkan informasi dari pengaduan masyarakat, pencemaran ini juga telah masuk ke daerah tambak udang di sekitar Sungaibuntu.

Gambar 3. Pengumpulan limbah oil spill Sungaibuntu

Selain perairan Karawang, dilakukan juga observasi lapangan di Perairan Pulau Seribu. Dari hasil analisis akuisisi radar, diketahui lokasi daerah terdampak adalah salah satunya di sekitar Pulau Lancang Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Pulau Seribu Selatan. Berdasarkan pantauan lapangan tanggal 06 Agustus 2019 di Pulau Lancang merupakan waktu terbanyak didapatkannya tumpahan minyak. Pada saat yang bersamaan, tim Oil Spill Combat Team (OSCT), Pertamina, Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) mulai bergerak membersihkan tumpahan minyak. Dari hasil pengumpulan tumpahan minyak didapatkan 250 kantong pada pukul 10:00 WIB dan akan bertambah seiring dengan masih banyaknya tumpahan minyak yang ada dan masih bekerjanya tim. Berdasarkan pemantauan di perairan laut sekitar Pulau Lancang, masih ditemukan tumpahan minyak yang cukup besar.

Secara umum karakteristik tumpahan minyak yang ada, adalah berbentuk gumpalan pada saat suhu udara rendah (malam dan pagi hari) dan akan mencair seiring dengan meningkatnya suhu udara dan perairan (siang hari). Kondisi tumpahan minyak di tengah lautan, cenderung menyebar tipis dan merata di perairan, sehingga tersamarkan dengan gelombang dan ombak. Berbeda dengan kondisi di sekitar pantai atau kolom air yang lebih tenang, tumpahan minyak ini dengan jelas terkumpul dengan jumlah yang banyak.

Hasil pemantauan lapangan dengan berpatokan pada hasil pemantauan data satelit dapat disimpulkan bahwa: 

  1. Berdasarkan data satelit citra radar dan data survei lapangan dapat diketahui bahwa citra radar sangat akurat untuk mendeteksi tumpahan minyak. Namun demikian, untuk mengetahui sebaran tumpahan minyak beberapa saat setelah akuisisi data citra satelit radar, diperlukan pemodelan oseanografi secara time series.
  2. Data radar dapat digunakan untuk membantu penanganan permasalahan tumpahan minyak dengan dapat memprediksiluasan dan sebaran minyak yang terjadi, hal ini dapat bermanfaat untuk kesiapsiagaan tim evakuasi atau tim pembersih tumpahan minyak sehingga mitigasi bencana dapat dilakukan secara cepat dan akurat.

Tim survei Kajian Tumpahan Minyak Karawang 2019:

Dr. Agung Yunanto (Koordinator)

Rizki Hanintyo, M.Sc.

Todhi Pristianto, S.T.

Dr. Aris Widagdo

source by :
http://bpol.litbang.kkp.go.id/25-berita-terkini/512-technical-brief-survei-kejadian-tumpahan-minyak-oil-spill-di-perairan-karawang-dan-sekitarnya

Yudisium 93 Mahasiswa Fakultas Teknik dan Ilmu kelautan – Prodi Oseanografi

Kebhinekaan FTIK dalam acara Yudisium kelulusan 93 Mahasiswa. www.hangtuah .ac id. 

Ada yang menarik sepintas dilihat dari 93 mahasiswa calon wisudawan dalam acara Pengukuhan kelulusan Program Sarjana (S1) Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK) periode II, tahun akademik 2018/ 2019 di gedung perkuliahan Pulau Selaru, lantai 3 Kampus Laut Biru Universitas Hang Tuah (UHT) Keputih Surabaya.

Yudisium atau pengukuhan kelulusan program Sarjana  S1 ke 54, FTIK (Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan) UHT (Universitas Hang Tuah) Surabaya, kali ini diwarnai dengan kewajiban mahasiswanya yang Lulus dan hadir di acara Yudisium untuk pengambilan surat keputusan kelulusan, mereka diwajibkan oleh pejabat Dekanat Fakultas FTIK mengenakan pakaian adat suku daerah masing masing dari wilayah seluruh penjuru Tanah air Indonesia dengan maksud dan tujuan menyatukan keragaman Budaya Bangsa, agar para mahasiswa tidak gampang luntur melupakan Budaya tradisi asli Indonesia.

93 personel mahasiswa yang lulus terdiri dari: Teknik Perkapalan 24 personel, Teknik Sistem Perkapalan 24 personel, Teknik Elektro 22 personel, Oseanografi 15 personel, Perikanan 8 personel.

Adapun lulusan terbaik di angkatannya dari masing masing prodi adalah sbb: Sholeh, mahasiswa Teknik Perkapalan angkatan 2015 (IPK 3.40), Fathur Akhmad Rezki, mahasiswa Teknik Sistem Perkapalan angkatan 2015 (IPK 3.51), Eni Indah Purwanti mahasiswi Teknik Elektro angkatan 2015 (IPK 3.76), Elfrida Noor Fitri mahasiswi Oseanografi angkatan 2015 (IPK 3.68), Anastasia Delviana Kwen mahasiswi Perikanan angkatan 2015 (IPK 3.67).

Penyerahan berkas 93 personel kelulusan, calon Sarjana Teknik dari Dekan FTIK-UHT Dr. Viv Djanat Prasita, M.App.Sc, diserah terimakan kepada Alumni Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan UHT yang diwakili Kapten C.B.A. Hendaru Dharma S.T, alumnus Tek Sispal 2002 secara simbolis di hadapan mahasiswa dan undangan acara yang hadir.

Sambutan perwakilan alumni, Kapten Hendaru Dharma di depan 93 personel kelulusan, “ Jangan mudah terlena dengan situasi dan kondisi enak para rekan rekan kelulusan sekarang, selalu update Ilmu baru, untuk kepentingan Skill dan kemampuan dalam menghadapi tantangan zaman dan waktu, segera implementasikan dan terapkan ilmu teknik yang telah di dapat selama di bangku kuliah di lokasi tempat kerja rekan rekan, agar tidak gampang luntur dan hilang ilmunya, Dunia nyata rekan rekan adalah dunia kerja, untuk itu segeralah kenali para Senior dimanapun kita berada, selalu asah asih dan asuh serta selalu jaga nama baik FTIK dan harumkan nama kampus UHT dimanapun kita selalu berada”. Dan acara diteruskan dengan melakukan pemberian ucapan dan selamat kepada para kelulusan dari pejabat Dekanat FTIK dan seluruh tamu undangan yang hadir di acara.

Kerjasama Prodi Oseanografi-Universitas Hang Tuah dengan Prodi Ilmu Kelautan-Universitas Diponegoro dalam Kunjungan Lab untuk Praktikum Bioteknologi Kelautan

Kerjasama dan kunjungan yang dilakukan Prodi Oseanografi ke Lab Bioteknologi Kelautan Universitas Diponegoro ber temakan Ekstraksi DNA, Amplifikasi DNA, sampai Bioinformatika” dengan tujuan agar mahasiswa lebih mengenal dan mendalami ilmu mata kuliah Bioteknologi Kelautan.

Workshop E-Jurnal Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan

workshop E-Jurnal dilakukan untuk menghasilkan output jurnal yang bersifat online dan fisik guna memudahkan khalayak mengakses jurnal penelitian sebagai referensi dalam pembuatan riset. untuk prodi Oseanografi sendiri telah menerbitkan E-Jurnal perdana pada April 2019 yang dapat diakses secara terbuka di link berikut: jtropimar.hangtuah.ac.id

Evaluasi Kurikulum Fakultas Teknik dan Ilmu kelautan – Prodi Oseanografi

Evaluasi Kurikulum dilakukan untuk memuat standar kompetensi lulusan yang terstruktur dalam kompetensi utama, pendukung dan lainnya yang mendukung  tercapainya tujuan, terlaksananya misi, dan terwujudnya visi program studi.

Kurikulum memuat mata kuliah/modul/blok yang mendukung pencapaian kompetensi lulusan dan memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memperluas wawasan dan mem-perdalam keahlian sesuai dengan minatnya, serta dilengkapi dengan deskripsi mata kuliah/modul/blok, silabus, rencana pembelajaran dan evaluasi.

Kurikulum harus dirancang berdasarkan relevansinya dengan tujuan, cakupan dan kedalaman materi, pengorganisasian yang mendorong terbentuknya hard skills dan keterampilan kepribadian dan perilaku (soft skills) yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi dan kondisi.

Survey Oseanografi

Survey Oseanografi merupakan salah satu mata kuliah di Prodi Oseanografi dimana survey ini menggabungkan seluruh mata kuliah yang selama ini di dapat dan dipraktikkan langsung di Gili ketapang, Probolinggo. Survey Oseanografi berada di semester 5 yaitu bertepatan pada tanggal 4-7 Desember 2018.

Berikut berupa tahapan dan proses yang dilakukan selama kegiatan survey Oseanografi:

Finalisasi Proposal Program Kreatifitas Mahasiswa

Selamat untuk team 2 yang telah lolos pendaan tahun 2019 PKM-Penelitian dengan judul Pemanfaatan Limbah Kulit Udang sebagai Bioadsorben Pewarna AZO Remazol Black B Ramah Lingkungan

Wisuda Prodi S1 ke 49 Periode Semester Gasal TA: 2018/ 2019 Universitas Hang Tuah (UHT)

Sabtu, 23 Maret 2019. Sejumlah 503 (Lima Ratus Tiga) personel Sarjana Baru, Prodi S1 ke 49 dan Prodi S2 ke 27 Periode Semester Gasal TA: 2018/ 2019 Universitas Hang Tuah (UHT) di gelar dan diwisuda Sarjana oleh Rektor UHT, Dr. Ir. Sudirman, S.IP., SE., M.A.P., MH, di Gedung Graha Samudera Ganesa (GSG) / Pulau Benggala Kampus Laut Biru UHT Keputih, Sukolilo, Surabaya.
Adapun ke 503 Wisudawan Sarjana, terdiri dari 456 Sarjana, Prodi S 1, dan 47 Sarjana, Prodi Statra 2 (Pasca Sarjana). Salah satu fakultas tersebut yaitu S 1 Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan (FTIK): 32 (Tiga Puluh Dua) Wisudawan dengan Wisudawan Terbaik S1 ke 49 & S2 ke 27 TA: 2018/ 2019. Prodi Oseanografi, memiliki lulusan terbaik atas nama Evi Septia Novitasari, S.Si. IPK 3.07 Predikat Sangat Memuaskan.

Beberapa prestasi unggulan yang dicapai dan diraih oleh Universitas Hang Tuah Surabaya selama di tahun 2018:
– Sertifikat ISO 9001 : 2015 Standart Global Management System Certification.
– Certifikat ISO 21001 : 2018 Decra.
– Sertifikat Piagam Penghargaan Negara, dari Kementrian Pertahanan RI, sebagai Kampus Dharma Bela Negara.
– Perguruan Tinggi Swasta memiliki nominasi Prestasi predikat Utama, dari Lembaga Layanan (L2) Dikti Wilayah VII. Hadir dalam undangan acara Wisuda Sarjana: Kepala Lembaga Layanan (L2) Ristekdikti wilayah VII Prof. Ir. Suprapto, DEA, Anggota Pembina Yayasan Nala, Ketua Pengawas Yayasan Nala, Ketua Pengurus Yayasan Nala, Kepala Rumah sakit mitra jejaring FK, FKG UHT, Orang Tua Wisudawan.

cr. www.hangtuah.ac.id



Pembekalan Calon Wisudawan UHT Surabaya Persiapan Menghadapi Tantangan Dunia Kerja

Rabu 20 Maret 2019, bertempat di Gedung Graha Samudra Ganesa (GSG) Pulau  Benggala, Universitas Hang Tuah (UHT) Surabaya, dilaksanakan Pembekalan calon Wisudawan Sarjana (S1) ke 49, serta Program Magister (S2) ke 27 Periode Semester Gasal TA: 2018/ 2019 UHT oleh 2 (dua) pakar narasumber, Candra Ario Kusuma, S.T, pemilik perusahaan CV. SukoJati, perusahaan dibidang Konsultan dan Rekruitmen Carrier Education Centre Malang, dengan bekal materi “Kunci Sukses mendapatkan Pekerjaan,” dan Tutus Wahyu Widagdo, S.Pd, Professional Trainer, Motivator Kewirausahaan, dengan bekal materi: Temukan Bakat, Nyalakan Tekad, Jadilah Melesat.

Adapun materi pembekalan yang diberikan oleh dua orang nara sumber adalah: Tips dan Trik cara menjawab pertanyaan Interview dan Menulis sebuah Lamaran Pekerjaan.

cr. www.hangtuah.ac.id

Yudisium FTIK periode I angkatan 2018 / 2019

Rabu, 20 Februari 2019, Yudisium FTIK periode I angkatan 2018 / 2019 yang digelar pelaksanaannya di gedung Pulau Miangas, lantai II, Fakultas FTIK.

Dihadapan Dekan FTIK, Wakil Dekan (WD) I Muhammad Taufiqurrohman, ST., MT, WD II Arif Winarno, ST., MT, WD III Dwisetiono, ST., M.MT, Dosen dan Undangan peserta acara, 32 Mahasiswa Calon Wisudawan hari itu dipimpin oleh Nidhom Masyitoh Alfin FTIK angkatan 2012, tampak kompak mereka memakai baju kombinasi tidak seperti hari hari biasanya yaitu berdasi Kupu Kupu, baju merah muda dan berjas Almamater.

Dalam menghadapi era Industri Millenial 4.0 ke 32 para calon Wisudawan dituntut agar lebih professional dan lebih giat serta punya kreasi dalam melangkah di setiap menghadapi tantangan persaingan kerja serta dalam menyelesaikan sebuah kasus pekerjaan.